|
Soal Dekom Pertamina, Komisi VII DPR Adakan Rapat Internal Besok |
|
Selasa, 18/08/2009 21:35 WIB - Jakarta -
Komisi VII DPR rencananya akan menggelar rapat internal membahas dugaan adanya conflict of interest di Dewan Komisaris (Dekom) PT Pertamina Rabu besok. Pembahasan ini dilakukan karena banyaknya pihak yang mempersoalkan masalah tersebut ke DPR."Selama ini banyak pertanyaan soal kontroversi di Dewan Komisaris Pertamina. Salah satunya dugaan adanya conflict of interest di Dewan Komisaris itu. Makanya, besok kita akan membahas masalah itu," kata anggota Komisi VII DPR Nizar Dahlan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/8/2009).Menurut Nizar, pertanyaan yang masuk ke Komisi VII antara lain dari PKS yang dikirim melalui surat resmi yang mempertanyakan posisi anggota Dekom Gita Irawan Wirjawan. Diduga Gita memiliki conflict of interest karena selain sebagai komisaris dia juga masih aktif di PT Ancora Internasional yang memiliki hubungan kerjasama dengan Pertamina dan PT Bormindo Nusantara dalam pengerjaan proyek di PT Pertamina EP Region Jawa."Nanti semua itu akan dibahas di rapat internal komisi, benar nggak status orang (Gita) itu," jelasnya.Bila terbukti dugaan itu, lanjut Nizar, Komisi VII akan segera mengambil sikap. "Kita akan panggil Menneg BUMN untuk mempertanyakan hal itu, sebab yang bertanggung jawab atas pengangkatan komisaris BUMN kan dia," tegasnya.Nizar menegaskan, Menneg BUMN Sofyan Djalil harus mengganti komisaris yang memiliki conflict of interest karena menghambat prinsip tata kelola perusahaan (good corporate governance). "Ya, harus diganti," tandasnya. (zal/sho)
Dapatkan berita terkini dari detikcom. Ketik REG POL kirim ke 3845
(khusus pelanggan Indosat, Telkomsel, Tri)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
|
Comments
2009-11-2517:37:00 mencoba untuk berpikir obyektif di tengah perdebatan seputar kemampuan Pertamina, semoga saja dengan berbagai sorotan publik terhadap kinerja Pertamina tersebut bisa mempercepat transformasi di pertamina sehingga bisa menjelma menjadi salah satu perusahaan kelas dunia..bukan hal yang mudah untuk mencapai visi tersebut apalagi pertamina juga harus mampu melaksanakan fungsi sosialnya bagi bangsa Indonesia sekaligus melakukan perbaikan dalam aspek manajerial-nya..namun justru hal tersebut yang akan mampu membuat managemen pertamina semakin matang untuk mewujudkan visi tersebut..
Kerja Keras Adalah Energi Kita